Pengunjung Soroti Lemahnya Pengawasan Fruitcity Pekanbaru, Orang Dewasa Naik Trampolin
PEKANBARU - Pengawasan wahana bermain anak atau playground, Fruitcity yang berada di Pekanbaru Xchange Mal kembali menjadi sorotan. Seorang pengunjung menilai pengelola kurang tegas setelah mendapati seorang perempuan menaiki trampolin khusus anak sambil menggendong bayi, Sabtu (11/7/2026).
Menurut keterangan pengunjung, aksi tersebut dinilai membahayakan keselamatan bayi maupun anak-anak lain yang hendak bermain di area trampolin. Pengunjung lain sempat menegur perempuan tersebut agar turun dari wahana.
Namun, teguran itu justru mendapat respons negatif. Perempuan yang menggendong bayi itu disebut marah kepada pengunjung yang mengingatkannya.
Melihat situasi tersebut, pengunjung lain kemudian mendatangi petugas playground dan melaporkan bahwa ada orang dewasa berada di atas trampolin anak. Namun, respons petugas dinilai tidak menunjukkan tindakan cepat.
"Petugas hanya bilang. "Nanti kalau nampak ditegur," ujar pengunjung yang merekam kejadian.
Sikap petugas itu membuat pengunjung mempertanyakan standar pengawasan di dalam area bermain. Mereka menilai petugas seharusnya segera menghentikan aktivitas yang berpotensi membahayakan, bukan menunggu hingga situasi kembali terlihat.
Selain itu, pengunjung juga menemukan masih ada beberapa orang yang memasuki area bermain tanpa menggunakan kaus kaki, meski aturan tersebut umumnya diterapkan demi menjaga kebersihan dan keselamatan.
Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Sebelumnya, pengunjung mengaku pernah tidak sengaja menginjak jarum bros yang diduga tertinggal di area mandi bola meski saat itu menggunakan kaus kaki. Insiden tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai pemeriksaan dan kebersihan area bermain.
Rangkaian kejadian ini membuat pengunjung mempertanyakan komitmen pengelola playground Pekanbaru Xchange dalam menerapkan aturan keselamatan serta melakukan pengawasan terhadap aktivitas di dalam wahana. Jangan hanya gencar menaikkan biaya tambahan pada pendamping anak di momentum libur yang dianggap ramai pengunjung.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola terkait kejadian tersebut.
Berita Lainnya +INDEKS
Mati Lampu Hingga 8 Jam, Warga Pertanyakan Transparansi PLN: Hanya Minta Maaf Tanpa Penjelasan Detail
PEKANBARU - Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru, Sabtu (11/7/2026),.
Diduga Polisi OTT di Dishub Siak, Kadishub Dikabarkan Dilepas
SIAK - Tim Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Siak diduga melakukan operasi tangkap tang.
Dinilai Tak Transparan, Nasabah BNI di Pekanbaru Pertanyakan Kenaikan Angsuran dan Perhitungan Tunggakan
PEKANBARU - Seorang nasabah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) PT Bank Negara Indonesia (BNI) di Pekanb.
DC Pinjol Teror Debitur dengan Kirim Sedot WC, OJK Diminta Tindak Tegas
Viral di media sosial dugaan teror oleh debt collector (DC) pinjaman online (pinjol) kembali menj.
Unri Nonaktif Dokter Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi, Kasus Sedang Ditangani Internal
PEKANBARU - Universitas Riau melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkung.
Diduga Ingin Tarik Unit Dept Collector di Pekanbaru Hadang Pengendara, Ini Kata OJK Riau
Video viral memperlihatkan sejumlah orang yang mengaku memegang kuasa tagih dari perusahaan pembi.








